Artikel & Tips
Reksa dana, saham, instrumen untuk pemula.
57 artikel
Jalur
Pelajari rumus 25× expenses untuk hitung FIRE number kamu sendiri — angka konkret yang menentukan kapan kamu boleh berhenti kerja tanpa cemas.
Bingung pilih asuransi pendidikan atau reksa dana untuk dana pendidikan anak? Ini perbandingan biaya, hasil, dan kapan masing-masing cocok dipakai.
Nabung DP KPR di rekening biasa kalah cepat sama kenaikan harga rumah. Begini cara percepat DP KPR pakai instrumen investasi yang sesuai timeline.
Mulai pensiun di usia 40-an? Strategi catch up pensiun realistis: target nominal, alokasi instrumen, dan langkah konkret untuk mengejar dana pensiun 20 tahun.
Review reksa dana setahun sekali pakai checklist 7 poin: kinerja vs benchmark, expense ratio, alokasi, sampai rebalancing. Actionable, 30 menit selesai.
Cara analisa saham sederhana pakai 5 rasio kunci: PER, PBV, ROE, DER, dividend yield. Buat pemula yang mau berhenti beli ikut-ikutan grup.
Pernah rugi puluhan juta di saham atau crypto bikin kamu trauma buka aplikasi investasi. Ini cara mulai investasi lagi tanpa mengulang luka yang sama.
Mulai investasi 100 ribu itu beneran cukup. Panduan langkah demi langkah pakai Bibit, Bareksa, atau Ajaib — bahkan kalau kamu pemula total.
Punya Rp 100 juta di deposito BCA tapi merasa imbal hasilnya kalah sama inflasi? Ini cara transisi bertahap ke reksa dana tanpa panik.
Portfolio crypto kamu merah 60%? Pilih strategi recovery yang tepat: DCA bertahap atau lump sum exit. Panduan praktis dengan contoh konkret BTC, ETH, dan altcoin.
Dana darurat masih nol, tapi kamu sudah telat mulai investasi. Hybrid strategy 50/50 jalan paralel untuk keduanya tanpa harus pilih satu.
Korban investasi bodong bukan akhir cerita. Ini langkah hukum konkret — dari lapor OJK sampai gugatan perdata — yang bisa kamu ambil mulai hari ini.
Cheatsheet pilih instrumen investasi sesuai 5 tujuan paling umum: dana darurat, DP rumah, sekolah anak, pensiun, dan liburan tahunan.
Sebelum nyemplung beli reksa dana saham atau crypto, jawab dulu 10 pertanyaan jujur ini. Test profil risiko sederhana, tanpa jargon, langsung tahu kamu konservatif, moderat, atau agresif.
Bandingan 3 instrumen dana darurat: tabungan biasa, reksa dana pasar uang, dan deposito. Lengkap dari sisi return dan likuiditas, plus rekomendasi konkret.
Mulai investasi Rp 1jt/bulan di umur 25 mengalahkan Rp 2jt/bulan di umur 35 — sampai 2x lipat. Ini matematika compounding regret yang brutal.
Harga emas naik 30% setahun dan kamu mau ikut, tapi bingung Pegadaian, Pluang, atau Treasury yang aman. Ini perbandingan jujurnya.
Cara beli ORI SBR step-by-step lewat bank (BCA, Mandiri) atau fintech (Bibit, Bareksa, Tanamduit). Modal mulai Rp 1 juta, kupon 6%+ per tahun fixed.
Panduan lengkap buka deposito pertama: syarat minimum, pilih tenor 1-12 bulan, dan cara minta bunga lebih tinggi dari rate papan.
Cara pilih platform P2P lending yang aman: cek izin OJK, anggota AFPI, TKB90 di atas 95%, dan track record minimal 3 tahun. Bukan asal pilih iklan.
Sudah bayar unit link 5 tahun tapi nilai tunai cuma 30% dari setoran? Ini 4 cara stop unit link yang legal — surrender, partial, paid up, atau lanjut.
Nabung DP rumah Rp 100 juta butuh 5 tahun di Bank Jago. Pakai mix tabungan + reksa dana, target sama bisa selesai 3 tahun. Begini cara amannya.
Investasi bukan hanya untuk orang kaya. Dengan Rp 100 ribu, kamu sudah bisa mulai. Ini panduan langkah demi langkah cara mulai investasi 100 ribu yang praktis dan nyata.
Ikut grup Telegram saham terasa aman karena ramai, tapi 85% grup seperti ini justru merugikan follower. Pelajari kenapa dan 5 rasio wajib sebelum beli saham.
Beli reksa dana lalu dibiarkan bukan strategi — itu kelalaian. 'Set and forget' butuh annual review 30 menit: cek performa, expense ratio, dan apakah profil risikomu masih cocok.
Crypto kamu lagi merah? Gunakan 3 pertanyaan sederhana ini untuk memutuskan hold atau cut loss — tanpa panik dan tanpa keputusan emosional.
Pernah rugi investasi dan sekarang takut mulai lagi? Ini bukan kelemahan — ini loss aversion bias. Otak manusia memang dirancang menilai kerugian 2× lebih berat dari keuntungan yang sama besar.
Bingung pilih aplikasi investasi? Ini perbandingan jujur Bibit, Ajaib, Pluang, dan Stockbit — cocok untuk siapa, kekurangannya apa, dan mana yang paling pas buat kondisimu.
Return tetap 20%+ per tahun, skema rekrut, tidak terdaftar OJK — 7 ciri investasi bodong yang paling sering diabaikan dan cara cek legalitas gratis di sikapiuangmu.ojk.go.id.
FOMO investasi bikin kamu beli di harga puncak lalu rugi 30-60% dalam hitungan bulan. Kenali 3 jebakan psikologi dan 5 pertanyaan untuk melawannya.
Ingin mulai investasi tapi belum punya dana darurat? Urutan ini berbahaya — tapi ada strategi 50/50 yang bisa keduanya jalan sekaligus tanpa mengorbankan salah satu.
Bingung bedanya reksa dana, saham, obligasi, emas, dan deposito? Panduan lengkap 7 instrumen investasi dari yang paling aman sampai paling agresif, lengkap dengan return, risiko, dan likuiditas masing-masing.
Tidak tahu profil risiko investasi kamu? Jawab 10 pertanyaan ini dan temukan apakah kamu masuk tipe konservatif, moderat, atau agresif — sebelum salah pilih instrumen.
Deposito 3-4% dipotong pajak 20% dan inflasi 3-5%? Real return-mu bisa negatif. Uang Rp 100 juta yang 'aman' selama 10 tahun diam-diam kehilangan daya beli.
Bingung pilih emas fisik atau digital? Pelajari perbedaan spread, biaya titipan, dan kapan sebaiknya beralih dari digital ke fisik.
Iuran BPJS TK 5,7% gaji selama 30 tahun menghasilkan Rp 300-500 juta — jauh di bawah kebutuhan pensiun nyaman Rp 1-2 miliar. Begini cara cek saldo dan melengkapinya.
P2P lending menawarkan return 10-18% per tahun, tapi risiko default 1-5% jarang dibahas jujur. Ini panduan realistis sebelum kamu mulai.
SBN Ritel seperti ORI, SR, ST, dan SBR dijamin negara, menawarkan bunga 5–7%, pajak lebih rendah dari deposito, dan bisa dibeli mulai Rp 1 juta. Kenapa masih banyak yang melewatkannya?
Tabungan biasa vs deposito bukan sekadar soal bunga. Ada soal likuiditas, penalti, dan strategi laddering yang bisa bikin uangmu lebih optimal tanpa harus memilih salah satu.
Sudah bayar unit link bertahun-tahun tapi saldo investasi jauh dari harapan? Ini bukan kebetulan. Begini cara unit link bekerja — dan mengapa hasilnya sering mengecewakan.
Investor Indonesia sekarang bisa beli saham perusahaan top dunia seperti Apple, Google, dan NVIDIA. Ini panduan cara beli saham AS, platform yang bisa dipakai, dan hal yang perlu diperhatikan.
Bonus tahunan atau THR adalah momen emas untuk mempercepat tujuan keuanganmu. Tapi tanpa rencana, uang itu bisa habis dalam hitungan minggu. Ini framework alokasi yang terbukti efektif.
Properti atau saham — dua pilihan investasi jangka panjang yang paling banyak diperdebatkan. Ini perbandingan jujur dari sisi imbal hasil, modal, likuiditas, dan cocok untuk siapa.
ORI (Obligasi Ritel Indonesia) dan SBR (Savings Bond Ritel) adalah investasi pemerintah dengan imbal hasil lebih tinggi dari deposito dan 100% dijamin negara. Ini panduan lengkapnya.
Financial freedom bukan berarti kaya raya — tapi punya cukup uang untuk hidup sesuai pilihanmu tanpa tergantung pada gaji. Ini penjelasan konsepnya dan langkah nyata untuk mencapainya.
Emas vs reksa dana — dua pilihan investasi yang paling populer di Indonesia. Ini perbandingan jujur dari sisi imbal hasil, risiko, likuiditas, dan cocok untuk siapa.
Tanpa tujuan keuangan yang jelas, uangmu akan selalu terasa tidak pernah cukup. Ini cara menetapkan tujuan keuangan yang realistis dan strategi untuk mencapainya.
Pensiun terasa masih jauh, tapi semakin lama menundanya semakin besar yang harus disiapkan. Ini cara menghitung berapa yang kamu butuhkan dan mulai dari mana.
Harga barang naik setiap tahun — itulah inflasi. Tapi dampaknya ke keuangan pribadi lebih dalam dari sekadar harga yang mahal. Ini yang perlu kamu pahami.
Compound interest atau bunga berbunga adalah konsep paling penting dalam investasi jangka panjang. Pahami cara kerjanya dan mengapa memulai lebih awal itu sangat krusial.
Reksa dana adalah pintu masuk investasi yang paling ramah untuk pemula. Ini panduan step-by-step mulai dari memilih jenis reksa dana hingga cara beli pertama kali.
BPJS Ketenagakerjaan memang wajib, tapi apakah sudah cukup untuk hidup nyaman di hari tua? Ini perbandingan jujur antara JHT/JP BPJS dan investasi pensiun mandiri.
Banyak yang masih bingung antara tabungan dan investasi. Keduanya penting, tapi untuk tujuan yang berbeda. Ini penjelasan lengkapnya agar kamu tidak salah pilih.
Banyak yang berpikir investasi hanya untuk yang berpenghasilan tinggi. Nyatanya, gaji UMR pun bisa mulai investasi. Yang penting tahu caranya.
Banyak yang menunggu kondisi sempurna sebelum mulai investasi. Padahal menunggu justru biayanya lebih mahal. Ini cara tahu kapan kamu benar-benar siap.
Punya uang lebih dan bingung pilih reksa dana atau deposito? Keduanya lebih baik dari tabungan biasa, tapi punya karakter yang berbeda. Ini panduan memilihnya.
Investasi saham terdengar rumit dan berisiko. Padahal dengan pendekatan yang benar, pemula pun bisa mulai dengan aman. Ini panduan praktisnya.
Mau tahu kondisi keuanganmu?
Gratis, hanya 5 menit. Tanpa akun.