MULAI INVESTASI Rp 100 RIBU — 5 LANGKAH1📱Download Bibit/Bareksa5 menit2🪪KYC pakai KTP + selfie10 menit3🧭Isi kuis profil risiko5 menit4💰Top up Rp 100rb2 menit5📊Beli reksa dana pasar uang1 menit✓ Portfolio aktif — 23 menit dari nol ke invest
Investasi·3 menit baca·18 April 2026

Cara Mulai Investasi dengan Rp 100 Ribu: Panduan Langkah demi Langkah

Mulai investasi 100 ribu itu beneran cukup. Panduan langkah demi langkah pakai Bibit, Bareksa, atau Ajaib — bahkan kalau kamu pemula total.

Setiap kali kamu buka Instagram, ada saja influencer yang bilang "investasi itu mudah, mulai sekarang juga." Tapi pas kamu cek aplikasi Bibit atau Ajaib, langsung pusing — ada reksa dana pasar uang, obligasi, saham, emas, P2P lending. Belum lagi minimum deposit yang katanya Rp 1 juta. Padahal di kantongmu sekarang cuma ada Rp 100 ribu sisa gajian. Kabar baiknya: Rp 100 ribu itu beneran cukup untuk mulai investasi — dan artikel ini akan tunjukkan langkah konkret tanpa jargon yang bikin kamu makin bingung.

Kita akan bahas instrumen mana yang realistis untuk modal segini, aplikasi mana yang minimum depositnya rendah, dan langkah pertama yang bisa kamu lakukan dalam 5 menit setelah selesai baca.

Kenapa Rp 100 Ribu Sudah Cukup di 2026

Lima tahun lalu, mulai investasi reksa dana minimum Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta. Sekarang lewat aplikasi seperti Bibit, Bareksa, dan Ajaib, kamu bisa beli reksa dana mulai Rp 10 ribu sampai Rp 100 ribu. Bahkan saham di Ajaib atau Stockbit bisa dibeli per 1 lot — yang artinya saham seharga Rp 1.000-an bisa kamu beli dengan Rp 100 ribu juga.

Tapi yang lebih penting dari nominal: kebiasaan rutin investasi lebih berdampak daripada nominal besar sekali setor. Rp 100 ribu per bulan selama 5 tahun di reksa dana pasar uang dengan return ~4% bisa jadi sekitar Rp 6,6 juta. Bukan angka yang bikin kaya — tapi cukup untuk membuktikan ke diri sendiri bahwa kamu bisa konsisten.

Yang bikin kamu kaya bukan return tahun pertama. Tapi disiplin selama 10 tahun. Rp 100 ribu rutin > Rp 5 juta sekali setahun yang lupa.

Instrumen yang Cocok untuk Modal Rp 100 Ribu

Untuk pemula dengan modal kecil, kamu sebaiknya hindari saham individual dulu — risikonya tinggi dan butuh waktu untuk pelajari fundamental perusahaan. Reksa dana adalah pilihan paling masuk akal karena kamu beli "keranjang" yang sudah dikelola manajer investasi profesional.

Reksa Dana Pasar Uang (RDPU)

Paling aman, return 3-5% per tahun, bisa cair 1-2 hari kerja. Cocok untuk dana darurat sekaligus latihan investasi. Contoh: Sucorinvest Money Market Fund, Manulife Dana Kas II — keduanya bisa dibeli mulai Rp 10 ribu di Bibit.

Reksa Dana Pendapatan Tetap

Mayoritas isinya obligasi pemerintah, return 5-7% per tahun, fluktuasi rendah. Cocok kalau kamu mau return lebih tinggi tanpa volatilitas saham. Risiko kerugian ada tapi kecil dalam horizon 1-3 tahun.

Reksa Dana Saham (untuk horizon 5+ tahun)

Return historis 8-12% per tahun, tapi bisa minus 20-30% dalam tahun buruk. Hanya cocok kalau uang Rp 100 ribu ini benar-benar tidak akan kamu pakai dalam 5 tahun ke depan.

Aplikasi Mana yang Paling Mudah untuk Pemula

Tiga aplikasi paling populer di Indonesia untuk reksa dana adalah Bibit, Bareksa, dan Ajaib. Semuanya terdaftar dan diawasi OJK, jadi dananya aman dari sisi legal. Bedanya ada di interface dan fitur tambahan — bukan di keamanan dana kamu.

Bibit paling cocok untuk pemula total karena ada fitur "Robo Bibit" yang otomatis kasih rekomendasi alokasi berdasarkan profil risiko dan tujuanmu. Kamu tinggal isi quiz 5 menit, lalu Bibit kasih saran portofolio. Minimum deposit Rp 100 ribu untuk pertama kali, lalu top-up bisa Rp 10 ribu.

Bareksa cocok kalau kamu mau pilih sendiri dari katalog yang lebih lengkap — termasuk SBN ritel seperti ORI dan SBR. Ajaib bagus kalau kamu nantinya juga mau eksplorasi saham, karena reksa dana dan saham ada di satu aplikasi.

Baca juga: Cara Mulai Investasi Reksa Dana

Langkah Konkret Mulai Hari Ini

Berikut urutan praktis yang bisa kamu jalankan tanpa harus menunggu "siap" atau "paham semua dulu". Langkah pertama bisa kamu lakukan dalam 5 menit — jangan tutup artikel ini sebelum minimal selesaikan langkah 1.

1

Download Bibit dari Play Store

Cuma 5 menit. Buka app, daftar pakai email, isi data KTP. Verifikasi biometric biasanya selesai kurang dari 1×24 jam. Selama nunggu verifikasi, kamu bisa lanjut langkah berikutnya.

2

Isi quiz profil risiko

Bibit akan tanya 6 pertanyaan tentang umur, tujuan, dan toleransi rugi. Jawab jujur — jangan pilih "agresif" cuma karena terdengar keren. Hasilnya menentukan rekomendasi alokasi dari Robo.

3

Top-up Rp 100 ribu via virtual account

Pakai BCA, Mandiri, BRI, atau e-wallet seperti GoPay dan OVO. Dana masuk dalam 5-15 menit. Minimum top-up pertama Rp 100 ribu, setelah itu bisa Rp 10 ribu untuk pembelian rutin.

4

Beli reksa dana pasar uang dulu

Untuk transaksi pertama, pilih RDPU seperti Sucorinvest Money Market atau Manulife Dana Kas II. Return tidak besar, tapi kamu belajar mekanisme jual-beli tanpa risiko fluktuasi yang bikin panik.

5

Aktifkan auto-invest setiap tanggal gajian

Set autodebit Rp 100-200 ribu setiap tanggal 25 atau 1. Ini paling penting — disiplin auto > nominal besar. Setelah 3 bulan konsisten, baru pertimbangkan tambah ke reksa dana saham.

Baca juga: Cara Mulai Investasi dengan Modal 100 Ribu

Kamu merasa belum mulai investasi padahal udah lama mau? Lihat panduan lengkap untuk situasimu →

Kesalahan yang Bikin Pemula Berhenti Setelah 2 Bulan

Banyak orang mulai investasi 100 ribu lalu menyerah setelah beberapa bulan — bukan karena instrumennya jelek, tapi karena ekspektasi yang dipasang dari awal sudah salah. Ini empat kesalahan paling sering yang bikin pemula keluar arena terlalu cepat.

Cek harga setiap hari

Reksa dana saham bisa naik-turun 1-2% per hari. Kalau kamu cek tiap pagi, kamu akan stres dan jual di waktu yang salah. Cek sebulan sekali sudah lebih dari cukup untuk RDPU dan pendapatan tetap.

Pindah-pindah produk karena ikut influencer

Tiap minggu ada "reksa dana terbaik bulan ini" di TikTok. Kalau kamu pindah-pindah, kamu cuma kena fee transaksi dan kehilangan compounding. Pilih 1-2 produk, stick selama minimal 1 tahun.

Mulai langsung di reksa dana saham

Karena dengar cerita untung 30%, kamu langsung masuk RD saham dengan seluruh Rp 100 ribu. Lalu market koreksi 15% bulan berikutnya, kamu panik dan jual rugi. Mulai dari RDPU dulu untuk bangun habit.

Tidak punya dana darurat dulu

Kalau dana darurat 3 bulan pengeluaran belum siap, jangan investasi di instrumen yang fluktuatif. Pakai Rp 100 ribu pertama untuk RDPU yang berfungsi ganda: dana darurat plus latihan investasi.

Mau tahu apakah kondisi keuanganmu sudah siap untuk mulai investasi rutin? Cek kondisi keuanganmu sekarang — gratis, 5 menit, langsung dapat rekomendasi personal soal urutan prioritas: dana darurat dulu atau langsung investasi.

Situasi Terkait

Mulai Investasi

Bingung mulai investasi dari mana? Kami bantu tentukan instrumen yang cocok untukmu.

Lihat Panduan Lengkap →

Sudah paham teorinya — sekarang cek kondisi keuanganmu

Gratis · 5 menit · Langsung dapat rekomendasi personal

Cek Kondisi Keuanganku →

Mau tahu kondisi keuanganmu?