Kena PHK mendadak — tabungan menipis, cicilan jalan terus, dan kamu belum tahu dari mana harus mulai?
Krisis PHK bukan hanya soal kehilangan income — itu guncangan pada rasa identitas dan kontrol. Yang paling penting sekarang bukan rencana 5 tahun, tapi rencana 30 hari: apa yang harus diselamatkan, apa yang bisa ditunda, dan bagaimana bertahan sambil mencari langkah berikutnya.
Gratis · 5 menit · Tanpa akun
Kami Tahu Rasanya...
Saya di-PHK 3 minggu lalu. Pesangon ada tapi sudah jalan separuh buat cicilan dan kebutuhan. Saya belum berani cerita ke keluarga, dan saya tidak tahu harus mengatur pesangon ini bagaimana supaya tidak habis.
Kamu tidak lemah — yang perlu sekarang bukan rencana besar, tapi rencana yang bisa dikerjakan besok pagi.
Cicilan tidak peduli kamu baru kena PHK
Bank, pinjaman, kartu kredit — semuanya tetap jalan. Deadline tidak berubah karena situasimu berubah. Beban terasa tidak adil — dan memang tidak adil.
Malu cerita, sendiri menanggung
Sulit berbagi dengan keluarga, teman, atau pasangan. Rasa malu membuat beban jadi dua kali lipat: kehilangan kerja + kehilangan tempat bertumpu.
Kamu tidak berjalan sendirian
Ribuan orang berada di titik yang sama. Kami di sini untuk memberi kejelasan — bukan ceramah.
Panik membuat keputusan yang justru merusak
Ambil pinjol buat nutup cicilan, tarik semua tabungan sekaligus, tanda tangan kerja apa saja. Keputusan panik sering memperdalam krisis.
Mereka sudah melaluinya
Kondisi berbeda, masalah yang sama. Yang membedakan — mereka akhirnya tahu kondisi mereka sesungguhnya.
Minggu pertama saya cuma bisa tidur siang seharian. Tidak tahu mulai dari mana. Di sini saya akhirnya dapat urutan: ini yang harus dihandle hari ini, ini minggu depan, ini bulan depan. Rasa pening di kepala langsung turun.
PHK kedua dalam 3 tahun. Saya sudah tahu tips umumnya. Yang saya butuh seseorang memetakan angka nyata saya — pesangon, kewajiban, minimum survival. Di sini saya dapat itu.
Saya tidak menyangka kena PHK di umur segini. Panik cari kerja baru sambil bingung mengatur pesangon. Di sini saya paham kalau mengatur pesangon dengan benar adalah cara memberi diri sendiri waktu untuk cari yang tepat.
Prioritas 30 Hari, Bukan 5 Tahun
Lindungi dulu yang paling esensial
Bukan semua kewajiban sama pentingnya. Ada yang bisa direstrukturisasi, ada yang bisa ditunda, ada yang tidak bisa. Mengenal bedanya = selamat bulan depan.
Bicarakan sebelum jatuh tempo, bukan setelah
Bank dan leasing lebih kooperatif ketika kamu menghubungi sebelum telat, bukan setelah. Ini bukan tanda lemah — ini keputusan finansial yang cerdas.
Recovery bertahap, bukan sekaligus
Targetnya bukan kembali ke level pra-PHK dalam 1 bulan. Targetnya bertahan 3 bulan dengan aman sambil menata ulang. Dua hal berbeda, butuh strategi berbeda.
Cara Kerjanya
↑ Diupdate5 menit. Kondisimu dianalisis. Hasilnya spesifik untukmu.
Bukan template umum. Setiap jawaban membentuk gambaran kondisimu.
Kondisi keuangan kamu
Usia dan gambaran kondisi saat ini.
~1 menitCashflow bulanan
Pemasukan dan pengeluaran aktual.
~1 menitTujuan keuanganmu
Apa yang ingin dicapai untuk pulih dan mulai lagi.
~1.5 menitPola & perilaku keuanganmu
Supaya rekomendasi realistis untuk dijalankan.
Insight personalmu langsung muncul
Tanpa tunggu. Tanpa akun.
5 menit · Tanpa akun
Lihat contoh hasil nyata
Lihat rencana pengguna yang berhasil keluar dari situasi berat
Mulai Langkah Pertama
Hanya butuh 5 menit untuk mendapat gambaran yang jelas. Tidak ada penilaian — hanya kejernihan.