DC TELEPON — BOLEH ATAU LANGGAR??Apakah jam 08.00–20.00 hari Senin–Sabtu?YA — SAHTIDAK — LANGGARPer POJK 22/20231Rekam panggilan + minta nama lengkap2Tanya nomor surat tugas3Ajukan restrukturisasi resmiAtau ancam/sebut keluarga?1Tutup telepon · catat pelanggaran2Lapor kontak155@ojk.go.id3Telepon 157 dalam 24 jam
Hutang·3 menit baca·18 April 2026

Cara Respon Debt Collector yang Benar: Yang Boleh dan Tidak Boleh

Panduan cara menghadapi debt collector sesuai POJK 22/2023: yang boleh ditanya, yang harus ditolak, dan langkah konkret saat dihubungi atau didatangi.

Jam 9 malam telepon kamu bergetar. Nomor tidak dikenal. Begitu diangkat, suara di seberang langsung membentak nama kamu, lalu mulai menyebut nama tante kamu di Bandung, alamat kantor, sampai nama anak kamu. Kamu panik, jantung berdegup, dan bingung harus jawab apa. Ini bukan adegan film — cara menghadapi debt collector seperti ini adalah situasi yang tiap hari dialami ribuan orang di Indonesia. Dan kabar baiknya: ada aturan jelas dari OJK yang sedang dilanggar saat itu juga.

Artikel ini membongkar 5 hal: kapan DC sah menghubungi kamu menurut POJK 22/2023, apa yang boleh dan tidak boleh mereka lakukan, dan langkah konkret saat kamu ditelfon atau didatangi ke rumah.

Aturan dasar yang DC sering harap kamu tidak tahu

Sejak akhir 2023, POJK 22/2023 mengatur penagihan utang oleh lembaga jasa keuangan. Aturan utamanya jelas: penagihan hanya boleh dilakukan pada hari Senin sampai Sabtu, jam 08.00 sampai 20.00 waktu setempat. Di luar jam itu, termasuk Minggu dan hari libur, dianggap pelanggaran.

DC juga dilarang menggunakan ancaman, kekerasan fisik, atau kata-kata yang mempermalukan. Termasuk menyebar info utang kamu ke keluarga, tetangga, atau rekan kerja — ini pelanggaran berat. Untuk pinjol legal anggota AFPI, aturannya lebih ketat lagi: DC wajib bersertifikasi dan terdaftar.

DC yang menyebut nama anak atau kerabat untuk menekan kamu sudah melanggar POJK 22/2023 Pasal 62. Itu bukan negosiasi — itu intimidasi yang bisa kamu laporkan.

Yang boleh DC lakukan (dan kamu wajib hadapi)

DC yang sah punya beberapa hak yang memang harus kamu hormati. Mereka boleh menelpon kamu di jam 08-20 untuk menagih, mengirim surat resmi ke alamat KTP, dan datang ke rumah dengan membawa surat tugas dan kartu identitas dari lembaga keuangan.

Mereka juga boleh menawarkan opsi restrukturisasi atau diskon pelunasan — dan ini sering jadi pintu negosiasi terbaik kalau kamu tahu cara meresponsnya. Banyak orang justru kabur dari telepon, padahal di balik nada keras itu sering ada tawaran cicilan ulang yang lebih ringan.

Yang penting kamu pegang: minta nama lengkap DC, nama lembaga yang menugaskan, dan nomor surat tugas. Catat semua. Kalau dia menolak menyebutkan, itu sinyal kuat dia bukan DC resmi.

Yang DILARANG dan harus kamu tolak tegas

Inilah daftar yang sering disalahgunakan. DC dilarang menelpon di luar jam 08-20, dilarang menelpon kontak darurat untuk menagih (mereka hanya boleh menanyakan keberadaan kamu, bukan membahas utang), dan dilarang menyebar foto KTP atau data pribadi kamu ke media sosial atau grup WhatsApp.

Akses galeri dan kontak HP

Hanya pinjol ilegal yang minta akses ini. Pinjol legal anggota AFPI hanya boleh akses kamera, mikrofon, dan lokasi — itupun harus seizin kamu eksplisit di awal. Kalau ada DC ancam sebar foto, itu pelanggaran pidana.

Datang ke kantor atau sekolah anak

Penagihan di tempat kerja, sekolah anak, atau tempat ibadah dilarang keras. Tujuannya biar kamu malu, dan ini melanggar pasal etika penagihan POJK 22/2023.

Mengaku polisi atau pejabat

DC tidak punya wewenang menahan, menyita barang, atau menahan kendaraan tanpa putusan pengadilan. Kalau ada yang mengaku aparat, minta tunjukkan surat tugas resmi — biasanya langsung mundur.

Kata-kata kasar dan ancaman fisik

Termasuk ancaman membunuh, memperkosa, atau membakar rumah. Ini sudah masuk ranah pidana KUHP, bukan lagi sengketa perdata. Rekam dan laporkan ke polisi setempat.

Baca juga: 7 Hak Debitur yang Harus Kamu Tahu

Langkah respon saat ditelpon atau didatangi DC

Kamu tidak perlu jago hukum. Tapi kamu perlu protokol yang sama setiap kali DC menghubungi — biar tidak panik dan tidak buat keputusan emosional.

1

Aktifkan rekaman panggilan

Sebelum mengangkat, aktifkan call recorder bawaan HP (Samsung, Xiaomi, Pixel sudah ada fitur ini). Kalau ditanya 'apakah pembicaraan direkam?', jawab jujur: ya. Sah secara hukum di Indonesia kalau salah satu pihak tahu.

2

Minta identifikasi lengkap

Tanyakan nama lengkap DC, nama lembaga keuangan, nomor surat tugas, dan jumlah pokok utang. Catat di notes HP. Kalau dia menolak atau ngegas, kamu sudah punya bukti dia tidak resmi.

3

Konfirmasi data utang ke aplikasi resmi

Cek di aplikasi pinjol/bank yang bersangkutan apakah betul ada tunggakan dengan jumlah tersebut. Banyak penipu mengaku DC dari pinjol yang bahkan kamu tidak pernah pinjam. Jangan transfer apa pun sebelum verifikasi.

4

Ajukan opsi restrukturisasi

Bilang kalimat ini: 'Saya mau bayar, tapi kondisi saat ini hanya mampu cicil Rp X per bulan. Bisa diajukan restrukturisasi?' DC yang waras akan eskalasi ke tim collection internal yang punya wewenang negosiasi.

5

Tutup telepon kalau dilanggar

Kalau DC mulai mengancam, menyebut keluarga, atau menelpon di luar jam 08-20, bilang: 'Saya catat ini sebagai pelanggaran POJK 22/2023, panggilan saya akhiri sekarang.' Lalu tutup. Ini bukan kabur — ini melindungi diri secara legal.

6

Laporkan ke OJK dalam 24 jam

Email bukti rekaman dan screenshot ke kontak155@ojk.go.id atau telepon 157. Untuk pinjol AFPI, lapor juga ke pengaduan@afpi.or.id. Respons biasanya 3-7 hari kerja, dan lembaga keuangan akan ditegur formal.

Kamu sedang dihubungi terus oleh debt collector dan tidak tahu harus mulai dari mana? Lihat panduan lengkap untuk situasimu →

Kesalahan yang bikin situasimu makin parah

Ghosting total (matikan HP berhari-hari)

Bukannya hilang, DC justru naikkan eskalasi ke kontak darurat dan kunjungan rumah. Lebih baik angkat, rekam, dan minta restrukturisasi. Komunikasi terbuka jauh lebih melindungi kamu daripada menghilang.

Bayar gali lubang tutup lubang

Pinjam di pinjol B untuk bayar pinjol A adalah jebakan klasik. Bunga compound bikin total utang naik 2-3x lipat dalam 6 bulan. Lebih baik fokus negosiasi diskon pelunasan dengan satu kreditur dulu.

Janji bayar tanpa hitung kemampuan

Karena panik, banyak orang janji 'besok bayar Rp 5 juta' padahal di rekening cuma Rp 800 ribu. Janji yang gagal ditepati malah jadi alasan DC eskalasi. Hitung dulu, baru komitmen.

Tidak lapor pelanggaran ke OJK

Kalau kamu diam, DC ilegal akan terus pakai taktik yang sama ke korban berikutnya. Lapor ke kontak155@ojk.go.id butuh 10 menit dan langsung tercatat di sistem pengawasan OJK.

Baca juga: Tidak Sanggup Bayar Pinjol: 5 Langkah Pertama

Inti cara hadapi penagih hutang sebenarnya sederhana: tahu aturannya, jangan emosi, dan dokumentasikan semua. DC takut dua hal — debitur yang paham hukum, dan rekaman yang jadi bukti. Begitu kamu punya keduanya, posisi tawar kamu langsung berubah dari korban jadi negosiator.

Mau tahu apakah utangmu masih bisa dinegosiasi atau sudah perlu strategi lebih besar? Cek kondisi keuanganmu sekarang — gratis, 5 menit, dan kamu langsung dapat rekomendasi langkah konkret untuk situasi utangmu.

Situasi Terkait

Hutang Menumpuk

Kami bantu kamu lihat kondisi hutang secara menyeluruh dan buat rencana keluar.

Lihat Panduan Lengkap →

Sudah paham teorinya — sekarang cek kondisi keuanganmu

Gratis · 5 menit · Langsung dapat rekomendasi personal

Cek Kondisi Keuanganku →

Mau tahu kondisi keuanganmu?