AUDIT HUTANG · 30 MENIT · 6 KOLOM1📗Spreadsheet 6 kolom5 menit2🏛️Request SLIK iDebKu OJK5 menit · gratis3📱Catat dari mobile banking10 menit · 4 bank4💳Catat dari app fintech7 menit · paylater5🧮SUM total + verifikasi3 menit✓ 6 dari 10 debitur salah hitung Rp 5jt+ — kamu jangan
Hutang·3 menit baca·18 April 2026

Cara Mendata Semua Hutang dalam 30 Menit: Template Praktis

Cara mendata hutang lengkap dalam 30 menit pakai template 6 kolom. SLIK iDebKu, mobile banking, app pinjol — semua di satu spreadsheet.

Kamu kira total hutangmu sekitar Rp 30 juta. Lalu kamu buka mobile banking BCA, app Akulaku, app Kredivo, kartu kredit Mandiri, satu per satu. Setelah 20 menit, layar Google Sheets-mu menunjukkan angka yang bikin perut dingin: Rp 47 juta. Ini bukan karena kamu boros mendadak — ini karena selama berbulan-bulan kamu cuma mengingat cicilan bulanan, bukan saldo pokok. Cara mendata hutang dengan benar dimulai dari berhenti menebak dan mulai mencatat semuanya di satu tempat.

Artikel ini kasih kamu template 6 kolom yang dipakai planner profesional, plus 4 sumber data resmi yang harus kamu buka. Total waktu: 30 menit. Hasil: peta hutang lengkap yang siap dipakai untuk strategi pelunasan.

Kenapa Total Hutang Selalu Lebih Besar dari Perkiraan

Otak manusia menyimpan hutang sebagai cicilan bulanan, bukan saldo pokok. Kamu ingat "cicilan motor Rp 1,2 juta" tapi lupa pokoknya masih Rp 28 juta. Kamu ingat "minimum payment kartu kredit Rp 500 ribu" tapi outstanding-nya Rp 12 juta dengan bunga 2,95% per bulan.

Ditambah lagi, hutang sekarang tersebar di banyak app. KTA di Bank Jago, paylater di ShopeePay, cicilan di Akulaku, kartu kredit di 2 bank. Tanpa satu tempat untuk melihat semuanya, kamu under-estimate 30-50% dari total hutang sebenarnya.

Riset OJK 2024: 6 dari 10 debitur multi-pinjaman tidak bisa menyebut total hutang mereka dalam selisih kurang dari Rp 5 juta dari angka aktual.

Kalau kamu sedang merasa ada hutang yang "hilang" dari ingatan, baca panduan situasi tidak tahu total hutang — termasuk assessment gratis untuk memetakan kondisimu.

Template 6 Kolom yang Wajib Ada

Buka Google Sheets baru atau Excel. Buat 6 kolom dengan urutan ini — jangan ditambah atau dikurangi dulu, karena format minimum ini yang bikin angka bisa dibandingkan antar pinjaman.

Nama kreditur

Nama lengkap bank atau platform: Bank Mandiri, Akulaku, Kredivo, BCA Card. Bukan singkatan tidak jelas seperti "KK1" atau "pinjol kuning" — kalau lupa nama, kamu lupa juga cara akses.

Jenis pinjaman

KTA, kartu kredit, pinjol legal, paylater, cicilan barang, KPR, KKB. Kategori ini menentukan strategi pelunasan: kartu kredit beda treatment dengan KPR.

Outstanding (saldo pokok)

Sisa hutang yang belum dibayar, bukan plafon awal. Cek di mobile banking bagian "sisa pokok" atau "current balance". Ini angka yang menentukan total hutang.

Bunga per tahun (%)

Konversi semua ke tahunan. Bunga kartu kredit 2,95% per bulan = sekitar 35-42% per tahun. Pinjol legal biasanya 0,4% per hari = sekitar 146% per tahun. Tanpa angka ini, kamu tidak bisa prioritisasi.

Cicilan per bulan

Angka yang debit otomatis dari rekening tiap bulan. Untuk kartu kredit, catat minimum payment-nya. Total kolom ini = beban hutang bulanan kamu.

Tenor sisa

Berapa bulan lagi sampai lunas. Untuk kartu kredit yang revolving, tulis "tidak terbatas" atau hitung pakai kalkulator OJK. Tenor menentukan kapan kamu "merdeka".

4 Sumber Data Resmi yang Harus Dibuka

Mengandalkan ingatan = jaminan ada yang terlewat. Ada 4 sumber data resmi yang harus kamu buka secara berurutan supaya tidak ada hutang yang "sembunyi" — termasuk hutang lama yang sudah kamu lupa tapi masih ada di sistem.

Sumber paling penting adalah SLIK iDebKu OJK. Ini laporan resmi dari Otoritas Jasa Keuangan yang mencatat semua pinjaman aktif di lembaga keuangan terdaftar — termasuk yang kamu sudah lupa pernah ambil. Akses gratis di idebku.ojk.go.id, hasilnya keluar dalam 1 hari kerja.

Sumber kedua: mobile banking semua bank tempat kamu punya rekening — BCA mobile, Livin' Mandiri, BRImo, Bank Jago. Cek menu "Pinjaman" atau "Kartu Kredit". Sumber ketiga: app fintech aktif (Akulaku, Kredivo, ShopeePay PayLater, GoPayLater). Sumber keempat: email billing dari kartu kredit untuk konfirmasi outstanding.

Baca juga: Kenapa Kebanyakan Orang Meremehkan Total Hutang Mereka

Langkah 30 Menit: Dari Nol ke Spreadsheet Lengkap

Sediakan HP di tangan kanan, laptop di depan. Pakai timer 30 menit. Jangan multitask — sekali ini saja kamu fokus penuh, hasilnya jadi reference bulanan.

1

Buat spreadsheet 6 kolom (5 menit)

Buka Google Sheets di laptop. Buat header: Nama Kreditur, Jenis, Outstanding, Bunga/Tahun, Cicilan/Bulan, Tenor Sisa. Beri warna baris berbeda untuk header. Save dengan nama "Audit Hutang [bulan-tahun]".

2

Request SLIK iDebKu OJK (5 menit)

Buka idebku.ojk.go.id di browser HP. Upload KTP + selfie sesuai instruksi. Hasil keluar 1 hari kerja via email — ini akan jadi cross-check final supaya tidak ada hutang lupa.

3

Catat dari mobile banking (10 menit)

Buka satu per satu app bank: BCA mobile, Livin' Mandiri, BRImo, Bank Jago. Masuk ke menu "Pinjaman" dan "Kartu Kredit". Catat outstanding, cicilan, dan tenor sisa untuk setiap entry. Jangan skip yang saldonya kecil.

4

Catat dari app fintech (7 menit)

Buka Akulaku, Kredivo, ShopeePay PayLater, GoPayLater satu per satu. Untuk paylater, pastikan catat tagihan bulan ini DAN sisa cicilan multi-bulan kalau ada. Tambahkan ke spreadsheet.

5

Hitung total + verifikasi (3 menit)

Pakai formula =SUM() di kolom Outstanding dan Cicilan/Bulan. Bandingkan dengan tebakan awal kamu. Selisihnya akan mengejutkan — itu normal. Save dan kirim ke email sendiri sebagai backup.

Kalau total cicilan/bulan lebih dari 35% gaji bersih, kamu masuk zona kritis. Bukan vonis — tapi sinyal harus restruktur dalam 90 hari ke depan.

5 Kesalahan yang Bikin Audit Hutang Gagal

Skip pinjaman dari teman/keluarga

Hutang Rp 5 juta ke kakak tetap hutang — meskipun tanpa bunga. Skip ini bikin angka total bohong dan kamu jadi tidak bisa prioritisasi mana yang harus dilunasi pertama. Catat dengan jenis "informal".

Pakai plafon, bukan outstanding

Kartu kredit limit Rp 20 juta, tapi terpakai Rp 12 juta — yang dicatat outstanding (Rp 12 juta), bukan plafon. Salah catat di sini bikin total hutang bias dan strategi prioritisasi salah arah.

Lupa konversi bunga ke tahunan

Bunga 0,4% per hari dari pinjol kelihatannya kecil, padahal ekuivalen 146% per tahun. Tanpa konversi, kamu tidak bisa membandingkan pinjol vs kartu kredit vs KTA dan salah pilih mana yang harus dilunasi duluan.

Tidak update bulanan

Spreadsheet sekali jadi lalu dilupakan = data 6 bulan lagi sudah obsolete. Set reminder di Google Calendar tanggal 5 setiap bulan untuk update outstanding terbaru — cuma butuh 10 menit per update.

Baca juga: SLIK Macet: Apa Bedanya Kol 1-5

Kamu bingung berapa total hutangmu sebenarnya dan mana yang harus dilunasi pertama? Lihat panduan lengkap untuk situasimu →

Sudah selesai mendata semua hutang tapi belum tahu strategi pelunasan yang pas? Cek kondisi keuanganmu sekarang — gratis, 5 menit, langsung dapat urutan prioritas pelunasan personal sesuai bunga dan tenor hutangmu.

Situasi Terkait

Hutang Menumpuk

Kami bantu kamu lihat kondisi hutang secara menyeluruh dan buat rencana keluar.

Lihat Panduan Lengkap →

Sudah paham teorinya — sekarang cek kondisi keuanganmu

Gratis · 5 menit · Langsung dapat rekomendasi personal

Cek Kondisi Keuanganku →

Mau tahu kondisi keuanganmu?