26 Maret 2026

Biaya Nikah Berapa? Estimasi Realistis dan Cara Nabungnya

Merencanakan pernikahan tapi tidak tahu harus siapkan dana berapa? Ini estimasi biaya nikah yang realistis dari yang sederhana hingga menengah, plus strategi nabungnya.

Pernikahan adalah salah satu momen terpenting dalam hidup — dan salah satu pengeluaran terbesar yang pernah kamu lakukan. Masalahnya, banyak pasangan yang terlalu fokus pada keindahan hari H tanpa memikirkan dampak keuangannya sesudah itu.

Menikah dengan keuangan yang sehat setelahnya jauh lebih penting daripada pesta yang sempurna tapi berakhir dengan hutang.

Biaya Nikah Berapa? Estimasi Berdasarkan Skala

1. Pernikahan sederhana (50–100 tamu): Rp30–80 juta

Catering rumahan atau katering sederhana, dekorasi minimal, dokumentasi teman/kerabat. Fokus pada momen, bukan kemewahan.

2. Pernikahan menengah (100–200 tamu): Rp80–200 juta

Gedung sewa, katering profesional, fotografer, MC, dan dekorasi standar. Ini range yang paling umum di kota besar.

3. Pernikahan besar (200+ tamu): Rp200 juta ke atas

Gedung premium, vendor profesional semua lini, entertainment tambahan. Perlu perencanaan finansial yang sangat matang.

Angka di atas belum termasuk mahar, seserahan, cincin, busana pengantin, dan bulan madu. Tambahkan 20–30% dari estimasi utama untuk pos-pos ini.

Pos Biaya yang Sering Tidak Diperhitungkan

  • Biaya administrasi dan KUA/catatan sipil

    Rp600 ribu–2 juta, tergantung lokasi dan hari pelaksanaan.

  • Seragam keluarga

    Sering diabaikan tapi bisa mencapai Rp5–20 juta tergantung jumlah keluarga.

  • Undangan dan souvenir

    Rp2–10 juta tergantung jumlah tamu.

  • Biaya tak terduga (buffer)

    Selalu siapkan 10–15% dari total anggaran sebagai buffer. Selalu ada yang tidak sesuai rencana.

Cara Nabung Biaya Nikah yang Efektif

1. Tentukan target dana dan tanggal pernikahan

Dari sini kamu bisa hitung berapa yang harus ditabung per bulan. Contoh: target Rp100 juta dalam 2 tahun = Rp4,17 juta/bulan.

2. Buka rekening terpisah khusus pernikahan

Jangan campur dengan rekening lain. Pisahkan agar jelas berapa yang sudah terkumpul.

3. Manfaatkan reksa dana pasar uang atau deposito

Jangan simpan di tabungan biasa. Imbal hasil yang lebih tinggi akan membantu targetmu tercapai lebih cepat.

4. Diskusikan pembagian dengan pasangan

Idealnya kedua pihak sama-sama berkontribusi. Tentukan siapa menanggung pos apa agar tidak ada miskomunikasi.

Pernikahan yang terbaik bukan yang paling mewah, tapi yang memulai kehidupan rumah tangga tanpa beban hutang. Rencanakan dengan kepala dingin.

Setelah menikah, keuangan kamu dan pasangan akan bergabung. Itu artinya kondisi keuangan masing-masing sebelum menikah sangat penting untuk diketahui bersama.

Mau mulai rencanakan keuangan pernikahan tapi tidak tahu kondisi keuanganmu sekarang ada di mana? Cek bersama Bisa Dipercaya — gratis, 5 menit.

Mau tahu kondisi keuanganmu?

Cek Kondisi Keuanganku →

Gratis · 5 Menit · Tanpa Akun